Monday, July 17, 2023

Galery Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK NW Kokok Putik Bilok Petung

Galery Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK NW Kokok Putik Bilok Petung

 











Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH)

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH)


Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) merupakan bidang kejuruan sekolah menengah kejuruan yang mempelajari wacana agribisnis dalam kaitannya dengan tanaman pangan dan hortikultura. Agribisnis adalah urusan ekonomi berbasis perjuangan pertanian atau bidang lain yang mendukungnya, baik di sektor hulu maupun di hilir. Penyebutan “hulu” dan “hilir” mengacu pada pandangan pokok bahwa agribisnis bekerja pada rantai sektor pangan (food supply chain). Agribisnis , dengan perkataan lain , yakni cara pandang ekonomi bagi perjuangan penyediaan pangan. Sebagai subjek akademik , agribisnis mempelajari taktik memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya , penyediaan materi baku , pascapanen , proses pengolahan , sampai tahap pemasaran.

Istilah “agribisnis” diserap dari bahasa Inggris: agribusiness , yang merupakan portmanteau dari agriculture (pertanian) dan business (bisnis). Dalam bahasa Indonesia dikenal pula varian anglisismenya , agrobisnis.

Objek agribisnis dapat berupa tumbuhan , hewan , ataupun organisme lainnya. Kegiatan budidaya merupakan inti (core) agribisnis , meskipun suatu perusahaan agribisnis tidak harus melaksanakan sendiri aktivitas ini. Apabila produk budidaya (hasil panen) dimanfaatkan oleh pengelola sendiri , aktivitas ini disebut pertanian subsisten , dan merupakan aktivitas agribisnis paling primitif. Pemanfaatan sendiri dapat berarti juga menjual atau menukar untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) adalah salah satu paket keahlian di SMK Negeri 1 Way Panji. Paket Keahlian ATPH terus menerus dan berkesinambungan melaksanakan pembelajaran teori maupun praktik yang menciptakan suasana belajar yang mengasyikan, digandrungi peserta didik, dinantikan jam demi jam pertemuanya, dan memberi kesan mendalam bagi seluruh peserta didiknya.

Proses pembelajaran diciptakan dalam kondisi yang merangsang terjadinya komunikasi dan interaksi yang indah, hubungan harmonis antara pendidik dan peserta didik, suasana kondusif dalam melakukan inovasi, kreasi dan produksi sehingga penguasaan kompetensi yang diharapkan dapat tercapai dengan baik. Selain itu didukung pula oleh suasana alam yang sejuk hingga hangat, lahan atau tempat praktik yang memadai serta fasilitas penunjang yang cukup mampu melahirkan putra-putri yang kreatif, inovatif, dan produktif serta kompetitif.

Pembinaan peserta didik dengan pendekatan kesamaptaan, kerohanian dan kekeluargaan (hubungan orang tua-anak) terbukti mampu mencetak putra-putri yang HEBAT yakni Handal, Energik, Butuh, Antusias dan Takwa. Alumni ATPH siap menempuh perjuangan lanjutan terutama bekerja dan wirausaha dengan mental HEBAT baik di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi hingga Papua.

 

Apa itu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura?

Jurusan ini memberikan bekal dasar untuk terjun di sektor agribisnis. Siswa diberikan pengetahuan dan keahlian praktis mengenai berbagai jenis agribisnis. Diharapkan lulusannya bisa memproduksi bawang, sayur, buah, tanaman hiasm dan lain sebagainya. Selain itu, bisa juga memberikan penyuluhan dan pembekalan seputar agribinis.

Kenapa Kamu Memilih Jurusan Ini?

Jurusan ini memberikan bekal dasar untuk terjun di sektor agribisnis. Siswa diberikan pengetahuan dan keahlian praktis mengenai berbagai jenis agribisnis. Diharapkan lulusannya bisa memproduksi bawang, sayur, buah, tanaman hiasm dan lain sebagainya. Selain itu, bisa juga memberikan penyuluhan dan pembekalan seputar agribinis.

Program Keahlian Desain Komunikasi Visual

Program Keahlian Desain Komunikasi Visual





Apa itu Desain Komunikasi Visual? DKV adalah salah satu cabang ilmu desain yang mempelajari konsep komunikasi melalui berbagai media yang dapat berupa gambar, tatanan huruf, video, media interaktif, dan media visual lainnya agar gagasan yang disampaikan dapat diterima dengan baik, lebih menarik, atau sesuai dengan kebutuhan lainnya ketika diterima oleh penerima pesan.

Ruang lingkup Desain Komunikasi Visual

Apa saja yang dipelajari dan dilakukan oleh seorang desainer komunikasi visual ketika sudah turun ke industri kerja? Desainer komunikasi visual kebanyakan bekerja berdasarkan kebutuhan yang diarahkan oleh klien, sehingga ia tidak bisa semaunya sendiri saat menentukan ukuran, media, warna, teknik dan material.


Produk atau karya DKV dapat kita jumpai di mana-mana dalam keseharian kita, seperti iklan (media massa cetak atau elektronik), internet, poster, signboard, katalog, brosur, kartu nama, kemasan, baliho hingga animasi dan lain-lain. Berikut adalah beberapa ruang lingkup DKV.


Desain Periklanan (Advertising); Disini komunikasi visual persuasif yang harus diaplikasikan.

Desain Identitas Usaha (Corporate Identity). Logo, kop surat, brand book, hingga ke background sosial media dan identity kit

Desain Marka Lingkungan (Environment Graphics); marka lingkungan eksterior dan interior berada dimana-mana, baik itu di mall, universitas, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya.

Desain Multimedia; digunakan di perusahaan percetakan seperti pembuatan banner, backdrop, stiker, hingga megatron (billboard video), dsb.


Desain Grafis Industri; Kemasan produk.

Desain Grafis Media; buku, surat kabar, majalah, dll. Biasanya hal ini dilakukan di pekerjaan penerbitan ataupun redaksional.


Cerita Bergambar (komik); Sarana statis yang dapat memberikan narasi lebih ringan dan mudah di ikuti ketimbang media cetak lain.


Fotografi; Industri yang besar dan banyak memiliki keterkaitan dengan bidang desain lain.

Videography; Gambar bergerak lengkap dengan audio banyak dibutuhkan dalam semua industri hari ini.

Ilustrasi; Sebagai konteks tambahan dan pelengkap suatu informasi.

Animasi; Salah satu media terkomplit sebagai sarana komunikasi visual, membutuhkan dedikasi yang tinggi dan kerjasama tim dari berbagai disiplin ilmu untuk mewujudkannya.

Media Interaktif; Website, Aplikasi Mobile, Video Game. Kerjasama yang dibutuhkan jauh lebih kompleks lagi.

Cabang Ilmu DKV

Fakta Menarik Mengenai Keahlian Multimedia yang Perlu Kamu Ketahui

Fakta Menarik Mengenai Keahlian Multimedia yang Perlu Kamu Ketahui


Keahlian Multimedia atau sering juga disingkat dan disebut oleh banyak orang menjadi “MM”. Keahlian multimedia merupakan salah satu dari banyaknya keahlian di bidang komputer yang mempelajari mengenai penggunaan komputer guna dalam menyajikan data-data dalam bentuk teks, suara, gambar, animasi, serta video yang dibuat semenarik mungkin dengan tools-tools yang telah tersedia seperti Adobe Photoshop, CorelDraw, Freehand, Adobe After Effect, dan lain-lain.


Jika kamu ingin mengetahui lebih jauh tentang fakta-fakta dari keahlian multimedia, maka bisa simak penjelasan lebih lengkapnya mengenai keahlian multimedia di bawah ini.



Apa Saja yang Dipelajari?

Pada dasarnya, multimedia dibagi menjadi dua jenis yaitu diantaranya Multimedia Linier serta Multimedia Interaktif. Multimedia Linier adalah multimedia yang berjalan tanpa dilengkapi dengan alat pengontrol atau dapat dioperasikan pengguna. Misalnya pada film dan televisi.


Sementara itu, Multimedia Interaktif merupakan multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga terjadi interaksi dengan pengguna. Contohnya adalah pada game atau pembelajaran secara multimedia. Multimedia jika didasarkan kepada penggunaannya juga terbagi menjadi dua, yaitu:


Multimedia Communication dan Multimedia Content Production. Pengertian dari Multimedia Communication adalah penggunaan media yang memiliki fungsi mempublikasikan informasi. Media yang digunakan diantaranya adalah TV, radio, film, game, musik, entertainment, tutorial, internet, hingga media cetak. Dengan adanya Multimedia Communication ini akan mempermudah pengguna dalam menyampaikan dan mendapatkan informasi.

Multimedia Content Production merupakan penggunaan beberapa media yang berbeda seperti di antaranya pada teks, animasi, audio, video, gambar (grafik) yang dipadukan untuk menghasilkan produk multimedia, seperti diantaranya pada musik, game, film, entertainment, dan lainnya. Media yang digunakan dalam Multimedia Content Production di antaranya adalah Media tulisan (Teks), Media Animasi, Media Efek Khusus (Special Effect), Media Suara (Audio), Media Video, Media Gambar (Grafik), dan Media Interaktif (Interactivity).

Apakah Harus Bisa Menggambar untuk Mengambil Keahlian Ini?

Banyak dari kamu yang mungkin sering mendengar jika ingin masuk ke keahlian multimedia, maka menggambar menjadi awalnya. Padahal, tidak harus demikian. Multimedia bukan hanya tentang belajar menggambar. Namun, ada banyak sekali bidang yang akan kamu pelajari.


Meskipun begitu, memang bagus jika kamu memiliki kemampuan menggambar dari awal, karena hal ini akan memudahkan proses belajar multimedia. Akan tetapi, bagi kamu yang belum mahir, tenang saja, karena nantinya kamu akan diajarkan tentang teknik dasar menggambar terlebih dulu sebelum lanjut ke pelajaran lainnya.


Tempat Magang untuk Keahlian MM

Bagi anak multimedia, tempat magangnya dapat kamu putuskan sesuai dengan minat atau penkeahlian. Jika kamu tertarik pada hal-hal mengenai desain, kamu dapat mencoba untuk magang di percetakan agar nantinya ditempatkan pada bagian mendesain. Jika kamu menyukai fotografi, kamu bisa mendaftar ke perusahaan studio foto. Jika kamu ingin merasakan seperti apa suasana dibalik layar televisi, cobalah untuk mengirim lamaran magang ke stasiun televisi lokal atau televisi nasional.


Kamu akan Membuat Banyak Karya Profesional

keahlian multimedia

Sumber: Pixabay


Mahasiswa keahlian multimedia dituntut untuk menghasilkan karya. Kamu akan banyak menciptakan karya. Oleh karena itu, umumnya anak keahlian multimedia harus memiliki kreativitas yang tinggi. Karya yang diciptakan tentunya harus memiliki berbagai kegunaan, khususnya untuk diri sendiri atau umum. Jika kamu mau memperhatikan, sesungguhnya ada banyak karya yang dapat dihasilkan mahasiswa keahlian multimedia yang tersebar di media internet.


keahlian multimedia

Sumber: dianisa.com


Lebih Peka pada Terhadap Isu Sekitar

Meski tak semua mahasiswa keahlian multimedia menjalani kuliah online, tetapi mahasiswa multimedia bisa lebih peka terhadap permasalahan sekitar. Permasalahan yang dimaksud diantaranya perihal politik, perihal ekonomi, perihal berbagai masalah lingkungan.



Seorang ahli multimedia juga akan membuat karya-karya yang bermakna perihal permasalahan tersebut, sebuah karya yang berisikan berbagai keluh kesah mengenai permasalahan yang dihadapi. Adapun karya yang dibuat, bisa dalam bentuk ilustrasi, video, dan sebagainya.


Mampu Mengoperasikan Berbagai Software Komputer

Di keahlian multimedia, kamu juga akan banyak mempelajari tentang software. Ada banyak aplikasi atau software yang dapat digunakan, mulai dari software dalam hal editing, desain, atau lainnya yang berhubungan dengan multimedia. Setelah kamu mempelajari berbagai software ini, nantinya mahasiswa akan dituntut untuk membuat karya sendiri. Karya-karya yang telah dibuat bisa dijadikan sebagai portofolio untuk melamar kerja.


Prospek Kerja Lulusannya Beragam

Pada era modern seperti sekarang ini, lulusan multimedia sangat dibutuhkan. Kamu bisa menjadi desain grafis yang sangat dibutuhkan di semua aspek. Sebab, saat ini hampir semua bentuk usaha membutuhkan gambar atau desain yang menarik agar nantinya bisa mendatangkan konsumen yang lebih banyak.



Oleh karena itu, di saat-saat seperti ini, para desain grafis sangat dibutuhkan. Untuk membantu mengkomunikasikan maksud produk yang dijual kepada calon pembeli bisa melalui gambar atau video yang dibuat.



Tidak hanya itu saja, tetapi prospek kerja dari keahlian multimedia cukup banyak. Berikut di bawah ini adalah beberapa peluang kerja lainnya untuk lulusan dari keahlian multimedia:


Web Designer

keahlian multimedia

Sumber: Pixabay


Posisi ini membutuhkan berbagai gabungan kemampuan desain dan programming. Desain sendiri digunakan untuk membuat layout website, sedangkan kemampuan programming berguna dalam meng-coding website. Web designer juga akan bertanggung jawab untuk memperbarui konten serta desain website apabila dibutuhkan. Berikut di bawah ini adalah jobdesk seorang web desainer:



Membuat gambar-gambar yang akan disisipkan ke dalam website dengan menggunakan berbagai software mulai dari Photoshop dan lain sebagainya.


Menata layout untuk kebutuhan pemasangan Banner, Link, Animasi dan lain sebagainya.

Mengatur konten website yang sesuai dengan kategori untuk diintegrasikan dengan link navigasi.

Membangun website mulai dari halaman depan hingga halaman akhir sesuai dengan struktur web yang dipilih.

Melakukan berbagai uji coba setiap halaman serta memeriksa kesalahan penulisan HTML, CSS, dan lain sebagainya yang mungkin terjadi.

Graphic Designer

Graphic designer atau desainer grafis adalah orang yang bertanggung jawab membuat desain untuk berbagai keperluan publikasi di media cetak, website, poster, kemasan produk, serta membuat berbagai identitas visual untuk keperluan branding perusahaan.



Alur kerja desainer grafis biasanya dimulai dari brief yang akan diberikan oleh klien, creative director, ataupun oleh account manager, dan desainer grafis akan mengembangkan konsep kreatif yang sesuai dengan brief dan tujuan yang sudah diberikan. Selain tantangan dalam melahirkan berbagai ide-ide kreatif, desainer grafis juga dituntut untuk dapat bekerja dengan cepat juga dengan deadline yang ketat.


Adapun tugas Graphic Designer sendiri di antaranya:



Menyelesaikan berbagai proyek dan mengkoordinasikannya dengan pihak luar seperti kepada agency, art service, percetakan, dan lain-lain.

Berkontribusi dengan tim untuk mencapai tujuan dari sebuah proyek.

Bertemu juga dengan klien atau art director untuk mengetahui lebih lanjut tentang proyek yang akan diberikan melakukan brainstorming bersama klien.

Memberikan masukan atas desain yang ingin dibuat yang sesuai dengan target market ataupun audiens yang ingin disasar.

Membuat berbagai ilustrasi atau gambar yang mengidentifikasikan pesan dari sebuah produk.

Membuat berbagai bentuk-bentuk grafis, seperti diantaranya ilustrasi produk, logo, dan website.

Memilih warna, gambar, font, serta layout yang dapat mempresentasikan hasil ilustrasi yang sudah dibuat kepada klien ataupun art director.

Melakukan revisi yang diberikan sesuai dengan feedback atau masukan dari klien.

Melakukan quality check pada berbagai ilustrasi sebelum dicetak atau dipublikasikan

Animator/Illustrator

Kedua pekerjaan ini sama-sama membutuhkan daya imajinasi yang tinggi. Illustrator bertugas menggabungkan seni, desain, serta kreativitasnya untuk menghasilkan gambar visual orisinil di berbagai produk dan media. Biasanya, setiap illustrator memiliki ciri khas dan gayanya sendiri yang akan membedakan karya mereka dari illustrator lain.


Lain lagi dengan animator, pekerjaan ini melibatkan seni membuat gambar bergerak atau animasi dalam bentuk 2 dimensi (2D) ataupun 3 dimensi (3D). Karya para animator sendiri umumnya digunakan untuk film, iklan, video, website, games, dan banyak media lainnya.


Berikut di bawah ini jobdesk lebih lengkapnya dari pekerjaan Ilustrator dan Animator:







Illustrator



Melakukan komunikasi serta berkonsultasi dengan klien untuk kemudian menyesuaikan keinginan klien tersebut.

Menerjemahkan pesan, serta ide, maupun cerita dalam bentuk visual yang menarik sesuai briefing sebelumnya.

Mendesain karya ilustrasi yang akan ditampilkan pada buku pustaka, iklan, website, majalah, koran, juga pada komik, kemasan produk, serta berbagai produk lainnya.

Menampilkan karya-karya ilustrasi ini di halaman media sosial sebagai sebuah alat promosi.

Melakukan koordinasi dengan tim produksi untuk memastikan kualitas karya ilustrasi yang akan ditampilkan.

Animator



Bekerja secara kreatif untuk dapat menghasilkan estetis dari desain.

Menggunakan perangkat lunak komputer generasi khusus seperti di antaranya Maya, Flash, dan After Effects.

Menyajikan desain untuk kemudian menjadi evaluasi pelanggan.

Mempromosikan dan menjalankan bisnis khususnya pada bidang animasi.

Negosiasi kontrak penghubung serta bekerja secara efektif dengan para staf desain dan staf produksi lainnya.

Interactive Media Designer

keahlian multimedia

Sumber: Pixabay


Interactive media designer bertanggung jawab dalam membuat desain interaktif yang melibatkan teks, data, grafis, suara, animasi, dan berbagai efek visual lainnya. Pekerjaan ini juga dibutuhkan untuk membuat website, game, materi pembelajaran online, dan lain lainnya. Peran ini umumnya mirip dengan software developer, sehingga kemudian tak jarang juga mereka akan dibutuhkan untuk membuat produk dengan mengkoding serta mengetes keseluruhan fungsi produk yang telah dibuat.


Game Modeler/Designer

Jika kamu memiliki passion pada game, maka dapat disalurkan menjadi pilihan karir, salah satunya adalah menekuni pekerjaan sebagai game modeler ataupun game designer. Game modeler bertugas untuk membuat konsep gameplay serta layout dari sebuah game menjadi kenyataan.



Adapun yang menjadi tanggung jawab game designer, di antaranya adalah plot dan storyline karakter, peta, skenario, serta tingkat kesulitan atau cara untuk memenangkan atau kalah dalam permainan, dan membuat penciptaan user interface game tersebut.


Di Mana Bisa Kuliah Keahlian Multimedia di Indonesia?

Pertanyaan seperti itu mungkin saja sering ditanyakan oleh banyak orang, tak terkecuali diri kamu. Bagi kamu yang tertarik berkuliah di keahlian ini, berikut ini beberapa rekomendasi kampus yang dapat kamu pertimbangkan.



Institut Teknologi Bandung (ITB) : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD),

Institut Kesenian Jakarta (IKJ) : Fakultas Seni Rupa

Universitas Trisakti: Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD),

Universitas Pelita Harapan (UPH) : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Universitas Multimedia Nusantara (UMN): Program Studi Desain Komunikasi Visual

Universitas Kristen Petra (UK Petra): Keahlian Desain Grafis

Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta

Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo

Universitas Negeri Malang (UM), Malang

Keahlian multimedia merupakan salah satu keahlian yang sampai saat ini masih diminati oleh banyak orang. Hal ini bukan tanpa alasan, keahlian multimedia memiliki peluang kerja yang sangat luas, bisa bekerja di start up, guru, pembuat aplikasi, editor, dan sebagainya.


Buku-Buku Terkait

Tinjauan Desain Grafis





Desain Komunikasi Visual atau desain grafis ada di sekitar kita. Bila kita melihat di meja kerja, terdapat desain kalender, logo komputer, kemasan tinta printer, ataupun sekedar noktah kecil dari logo di pulpen atau pensil kita. Ketika melihat sebuah majalah atau surat kabar, kita melihat logo, sampul muka dengan ilustrasi yang dirancang dengan menarik.


Di antara halaman-halaman media cetak itu terpampang berbagai jenis iklan, termasuk iklan layanan masyarakat yang mengajak kita melawan korupsi yang menggurita di negeri kita. Di dapur kita juga dikelilingi oleh kemasan-kemasan makanan serta bumbu dapur yang dirancang secara saksama untuk menarik perhatian. Sementara di ruang tengah televisi kita menayangkan logo stasiun TV yang meliuk dinamis, sebagai penanda pergantian acara TV.


Bila kita keluar dari ruangan, jangan lupa membawa telepon seluler kita, yang pada layarnya menampilkan ikon-ikon pesan, nomor kontak, panggilan, pengaturan, dan lain sebagainya yang dirancang sangat informatif. Setelah keluar ruangan, di jalan kita melihat brand mobil dan motor, sistem tanda sebagai petunjuk arah di jalan raya maupun di stasiun dan terminal—atau bahkan billboard yang sering kali merusak pemandangan kota. Mereka semua adalah buah karya desain grafis.


Demikian pula di pinggir jalan kita akan melihat tipografi dan ikon yang disusun pada tenda Warung Tegal, di gerobak pedagang asongan, ataupun bajaj dan di tiang-tiang listrik dan pohon. Bila kita sampai di kampus atau kantor, maka kita akan disambut oleh nama bangunan yang dirancang dengan tipografi yang spesifik, serta sistem penunjuk arah di dalam bangunan. Tentu saja berbagai jenis media desain grafis tersebut memiliki acuan pemikiran dan perancangan yang berbeda-beda jenisnya. Ke mana pun mata memandang, desain grafis akan menemani kita.


Ragam Tutorial Desain Grafis bagi Pemula

https://www.gramedia.com/products/ragam-tutorial-desain-grafis-bagi-pemula?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi




Pernahkah terbayang oleh Anda proses di balik terciptanya suatu logo? Pernahkah Anda ingin mendesain sebuah kartu nama untuk diri sendiri yang lain daripada yang lain? Atau, pernahkah Anda ingin mendesain sebuah kartu ucapan spesial untuk orang spesial Anda? Disadari atau tidak, di sekitar kita terdapat banyak produk-produk desain grafis, apakah itu suatu logo gadget, pakaian, atau sekadar kemasan dari berbagai jenis makanan ringan.



Kehidupan modern tidak terlepas dari sentuhan kreativitas dari para desainer grafis! Jika Anda adalah seseorang yang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia desain grafis, baik itu untuk kepentingan usaha atau bisnis, maupun sekadar hobi untuk mengisi waktu luang, buku ini berisi berbagai tutorial menarik untuk mendesain logo, kartu nama, kartu ucapan, undangan, label, hingga poster dan lain sebagainya!


Digital Multimedia :Teknlg. Penunjang Pembelajaran S





Menjadi Guru tidak cukup dengan hanya senang dan sayang terhadap anak-anak,sebab itu memperlengkapi diri dengan keterampilan mengajar merupakan persyaratan yang tidak bisa ditawar-tawar.


Sebab Firman Tuhan mengatakan: “Tanpa pengetahuan kerajinanpun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah. Keberadaan menyesatkan jalan orang,lalu gusarlah hatinya terhadap Tuhan.”(Amsal 19:2-3)


Buku ini hadir untuk menolong para guru PAK dan Sekolah Minggu dan Pelayanan Anak,untuk menggunakan Digital Multimedia sebagai teknologi penunjang Pembelajaran.



Penutup

Di dalam keahlian multimedia biasanya akan ada pelajaran desain grafis. Jika kamu ingin mendalami ilmu desain grafis, maka bisa dilakukan dengan cara membaca buku. Di Gramedia.com terdapat banyak sekali buku-buku tentang desain grafis yang bisa kamu dapatkan.


Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.


Written by Nanda Akbar Gumilang


Thursday, July 13, 2023

Sejarah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Sejarah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)


Pendidikan di Indonesia berawal dari pendidikan berbasis keagamaan yang di selenggarakan oleh para pemuka dan penyabar agama Hindu, Buddha, dan Islam. Pada zamannya, mereka telah mengembangkan sistem pendidikan yang relatif “tersruktur” dari segi isi maupun tingkat-tingkatnya. Namun sistem pendidikan dalam bentuk sekolah atau menyerupai sekolah sekarang baru dimulai pada abad ke-16. Sekolah pertama di Indonesia didirikan oleh penguasa Portugis di Maluku, Altonio Galvano, pada tahun 1536 berupa sekolah seminari untuk anak-anak dari pemuka pribumi. VOC mendirikan sekolah pertama di Ambon pada tahun 1607, disusul kemudian di Pulau Banda (1622), di Pulau Lontar (1923), dan di Pulau Roen (1927), semuanya di kawasan Maluku yang kaya akan rempah-rempah dan menjadi sasaran awal misi VOC. Sekolah-sekolah tersebut pada dasarnya bertujuan untuk penyebaran agama Kristen. Diluar wilayah Ambon, VOC mendirikan juga sekolah di Jakarta (1617) yang menjadi Sekolah Batavia (Bataviaase School) pada tahun 1622; Sekolah Warga Masyarakat (Burgerschool) tahun 1630, Sekolah Latin (Latijnse School) tahun 1642, dan Sekolah Cina (Chinese School) tahun 1737. Sekolah yang berorientasi “Kejuruan” yang didirikan pertamakali pada zaman VOC adalah Akademi Pelayaran (Academie der Marine) pada tahun 1743 tetapi ditutup kembali pada tahun 1755.


Ketika kekuasaan VOC berakhir pada penghujung abad ke-18 pendirian sekolah-sekolah dilanjutkan oleh Pemerintah Hindia Belanda yang berdasarkan atas keturunan, bangsa, dan status sosial. Sekolah Pertama untuk anak-anak Eropa dibuka di Jakarta pada 1817, kemudian menyusul berbagai sekolah lainnya. Akan tetapi, setelah lebih dari dua abad berkuasa sejak zaman VOC, baru pada tahun 1853 Belanda mendirikan sekolah kejuruan, yaitu Ambachts School van Soerabaia (Sekolah Pertukangan Surabaya) yang diperuntukan bagi anak-anak Indo dan Belanda, disusul kemudian oleh sekolah serupa di Jakarta pada 1856. Kedua sekolah ini diselenggarakan oleh swasta. Baru pada tahun 1860, Pemerintah Hindia Belanda mengusahakan Sekolah Pertukangan di Surabaya untuk golongan Eropa. Bagi anak-anak Pribumi, hingga saat itu belum ada sekolah serupa.


Di luar Akademi Pelayaran yang didirikan tahun 1743, Sekolah Pertukangan di Surabaya yang berdiri pada tahun 1853 itulah sebagai sekolah kejuruan pertama di Indonesia. Bila sekolah ini menjadi patokan, maka hingga sekarang sekolah kejuruan di Indonesia telah berusia satu setengah abad.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sekolah_menengah_kejuruan

Kenali Kompetensi Keahlian Mulitimedia

Kenali Kompetensi Keahlian Mulitimedia


Multimedia
 merupakan salah satu kompetensi keahlian di SMK yang termasuk dalam rumpun bidang keahlian Teknik Komputer dan Informatika. Jurusan ini ditempuh dalam 3 tahun masa belajar.

Kompetensi keahlian ini cukup banyak diminati oleh siswa lho.. karena cakupan bidang pekerjaan yang bisa diperoleh cukup luas. Multimedia juga memberikan peluang bagi lulusannya untuk membuka usaha atau berwirausaha sendiri dalam bidang multimedia.

Pada jurusan multimedia ini, siswa difokuskan untuk mempelajari tentang penggunaan komputer  untuk menyajikan data teks, suara, gambar, animasi, serta video yang dibuat semenarik mungkin dengan tools-tools yang sudah tersedia seperti halnya Adobe Photoshop, CorelDraw, Freehand, Adobe After Efect, dan lain-lain.

Pada dasarnya multimedia dibagi menjadi dua jenis yaitu Multimedia Linier dan Multimedia Interaktif.

Multimedia Linier merupakan multimedia yang berjalan tanpa dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan pengguna misalnya film dan televisi. Sedangkan Multimedia Interaktif merupakan multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna sehingga terjadi interaksi dengan pengguna contohnya pada game atau pembelajaran secara multimedia.

Beberapa kompetensi yang diajarkan kepada siswa Multimedia antara lain:

  • Komputer dan Jaringan Dasar
  • Pemrograman Dasar
  • Dasar Desain Grafis
  • Desain Grafis Percetakan
  • Design Media Interaktif
  • Teknik animasi 2D dan 3D
  • Teknik Pengolahan Audio Video
  • Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Multimedia berdasarkan penggunaannya terdapat 2 macam kategori, yaitu Multimedia Communication dan  Multimedia Content Production. Pengertian dari Multimedia Communication adalah penggunaan media yang memiliki fungsi mempublikasikan informasi. Media yang digunakan adalah TV, radio, film, game, musik, entertaiment, tutorial, internet, dan media cetak. Dengan adanya Multimedia Communication ini akan mempermudah pengguna dalam menyampaikan dan mendapatkan informasi.

Selanjutnya Multimedia Content Production adalah penggunaan beberapa media yang berbeda seperti teks, animasi, audio, video, gambar (grafik) yang dipadukan untuk mengasilkan produk multimedia seperti musik, game, film, entertainment, dll. Media yang digunakan dalam Multimedia Content Production menggunakan media sebagai berikut :

  • Media tulisan (Teks)
  • Media Suara (Audio)
  • Media Video
  • Media Gambar (Grafik)
  • Media Animasi
  • Media Efek Khusus (Special Effect)
  • Media Interaktif (Interactivity)

Peluang Kerja Jurusan Multimedia

  • Graphic Designer.
  • Animator/Illustrator.
  • Interactive Media Designer.
  • Game Modeler/Designer.
  • Videographer / Video Editor.
  • Social Media Specialist.
  • Kameraman.
  • Music Composer.
  • Web Designer.

Selain peluang kerja yang luas, perusahaan yang bisa dijadikan tempat kerja pun tidak kalah variatif. Lulusan  SMK Jurusan Multimedia bisa bekerja di berbagai industri dan jenis perusahaan, agensi hingga startup. Keren kan?

 

INI ALASAN  SEBAIKNYA MASUK SMK!

INI ALASAN SEBAIKNYA MASUK SMK!


Tahun ajaran baru akan segera dimulai. Nah, apa kalian yang telah lulus SMP atau sederajatnya sudah tahu ke mana akan melanjutkan pendidikan? Pasalnya, setelah menuntaskan pendidikan dasar, kamu perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk bekal masa depan kalian, lho!

 

Ada banyak pilihan pendidikan lanjutan setelah SMP, salah satunya adalah SMK. Sebagai pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan setingkat SMA, sekolah ini bertujuan untuk menyiapkan siswa-siswanya agar siap masuk ke dunia kerja, melanjutkan studi, maupun menjadi wirausaha.

 

Berbeda dengan SMA yang lebih banyak porsi untuk teorinya, dalam kesehariannya, siswa SMK akan lebih banyak praktik daripada teori. Porsi untuk praktik mencapai 60 persen sedangkan untuk teori 40 persen saja. Alhasil, para siswanya tentu akan lebih banyak menghabiskan waktu di ruang-ruang praktik, ketimbang di ruang-ruang kelas.

 

Sedangkan untuk lama pendidikan, secara umum pendidikan SMK bisa ditempuh selama tiga tahun. Akan tetapi, ada beberapa SMK atau program studi tertentu yang ditempuh selama 4 tahun, bahkan kini ada program SMK D-2 Jalur Cepat sehingga lama studi bisa sekitar 4,5 tahun. Meski sedikit lebih lama, tetapi saat lulus kalian sudah dapat ijazah SMK dan diploma dua (D-2) sekaligus.

 

Oya, proses penjurusan juga dimulai sejak awal pendidikan, ya, sehingga siswanya bisa benar-benar fokus terhadap keahlian yang mereka pilih. Tentunya, semua disesuaikan dengan minat peserta didik. Tertarik dengan SMK? Yuk, simak dulu alasan mengapa perlu masuk SMK!

 

1. Pilihan bidang beragam

 

Saat ini SMK di Indonesia memiliki sembilan bidang keahlian dengan 49 program keahlian dan 146 kompetensi, mulai dari teknologi informasi dan komunikasi, teknologi dan rekayasa, bisnis dan manajemen, pariwisata, agribisnis dan agroteknologi, kesehatan dan pekerja sosial, kemaritiman, seni dan industri kreatif, serta energi dan pertambangan. Karena cukup beragam, jadi pastikan pilih sesuai passion kalian, ya.

 

2. Pembekalan kewirausahaan

 

SMK memiliki banyak program untuk mengembangkan jiwa entrepreneur kalian, misalnya program SMK Pencetak Wirausaha (SPW). Tidak hanya itu, praktik pendidikan kewirausahaan di SMK juga diimplementasikan dalam bentuk pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dan tak lupa teaching factory. Keren ‘kan?

 

3. Lulus SMK bisa langsung bekerja

 

Keselarasan pendidikan SMK dengan dunia kerja sudah dirancang sejak awal, salah satunya melalui program “link and match 8+i” sehingga kurikulum antara SMK dengan dunia industri sudah klop. Oleh karena itulah, lulusan SMK diharapkan bisa langsung terserap di dunia kerja. Selain itu, saat lulus, anak-anak SMK juga dibekali dengan sertifikasi kompetensi sebagai bukti bahwa mereka memiliki kompetensi di bidang tersebut. Dengan demikian, lulusan SMK ini memiliki peluang lebih besar untuk diterima di industri dibanding dengan lulusan sekolah umum.

 

4. Melanjutkan Studi

 

Nah, siapa bilang lulusan SMK tidak bisa melanjutkan studi? Justru, lulusan SMK juga memiliki peluang yang sama untuk dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi lho. Lewat bekal kompetensi yang dikantonginya semasa SMK justru akan lebih memudahkan ia mengikuti pembelajaran apabila melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Terlebih, banyak politeknik dan perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi (PTPPV) yang menyediakan jurusan-jurusan baru atau linier dengan kompetensi yang ada di SMK.

 

Wah, keren masuk SMK! 

Sumber : https://www.vokasi.kemdikbud.go.id